
Benarkah mitos tersebut? Jawabannya, tidak benar sama sekali. Makan di malam hari, terutama tepat sebelum tidur memang bisa mengganggu sistem pencernaan yang menyebabkan perut mengalami konstipasi atau sembelit di pagi harinya. Tapi makan larut malam belum tentu membuat Anda bertambah gemuk.
Jadi, asupan kalori yang harus masuk ke dalam tubuh juga harus 2.000. Baik itu dikonsumsi secara terpisah (sarapan, makan siang dan makan malam) atau sekaligus di malam hari. Namun, sangat disarankan Anda membaginya tiga kali makan dalam sehari untuk mencegah timbulnya berbagai penyakit pencernaan akibat makan tidak teratur.
Meskipun tidak masalah makan di malam hari, Anda tetap harus memerhatikan jenis makanannya. Sayur dan protein dari ikan serta bahan nabati adalah makanan yang 'aman' dikonsumsi saat malam. Begitu juga dengan kentang rebus, nasi merah dan buah-buahan. Hindari makanan terlalu banyak lemak, daging merah, soda dan makanan manis.
Tapi bila Anda memang punya kecenderungan tidak bisa menahan godaan untuk makan makanan berkalori tinggi, maka makan terlalu malam sebaiknya dihindari. Hal ini untuk mencegah Anda mengonsumsi kalori berlebih yang menyebabkan kegemukan.
Sumber Disini